Selasa, 11 Desember 2018

Harry De Fretes Sutradarai Pentas Seni Langit 7 Bidadari

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Sarwendah, Kezia Warouw, Indy Barends, Ariel Tatum, Ririn Ekawati dan Sophia Latjuba berfoto bersama saat konferensi pers persiapan pementasan Langit 7 Bidadari di Grand Kemang, Jakarta, 17 Mei 2018. Mereka akan berperan dalam pementasan teater Langit 7 Bidadari yang mengangkat cerita legenda Jaka Tarub. TEMPO/Nurdiansah

    (ki-ka) Sarwendah, Kezia Warouw, Indy Barends, Ariel Tatum, Ririn Ekawati dan Sophia Latjuba berfoto bersama saat konferensi pers persiapan pementasan Langit 7 Bidadari di Grand Kemang, Jakarta, 17 Mei 2018. Mereka akan berperan dalam pementasan teater Langit 7 Bidadari yang mengangkat cerita legenda Jaka Tarub. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Legenda Jaka Tarub dan selendang bidadari kini diangkat menjadi pentas seni yang melibatkan sejumlah aktris muda hingga senior berjudul “Langit 7 Bidadari”.

    Baca: Memadukan Senam, Tari, dan Seni Rupa di Pentas

    Bangku sutradara diduduki oleh Harry De Fretes, pria yang dikenal lewat Lenong Rumpi. Melalui “Langit 7 Bidadari”, Harry ingin membantu membangkitkan lagi seni budaya di Tanah Air.

    “Pentas ini bisa disebut variety show, terdiri dari tiga babak,” ujar Harry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

    Ia menjanjikan pentas yang ringan, menghibur namun dapat mengobarkan semangat kebangsaan dan menumbuhkan kepedulian atas alam dan budaya Indonesia.

    Dibuat dalam latar belakang yang lebih modern, Joko Tarub diperankan oleh Samuel Rizal (“Eiffel I’m In Love”) dan ibunya, Mbok Rondo, diperankan Jajang C Noor.

    Para tujuh bidadari dibintangi Indy Barends, Sophia Latjuba, Ersa Mayori, Ririn Ekawati, Ariel Tatum, Kezia Warouw dan Sarwendah.

    Pentas ini bercerita tentang Joko yang bertualang mencari cinta, dia punya cita-cita ingin seperti Jaka Tarub, sehingga dia mencari pujaan hati ke tempat yang diyakini jadi tempat bidadari turun dari kayangan. Joko bertemu dengan bidadari, tapi justru mereka yang balik mengagumi negeri tempat Joko hidup.

    Pentas seni ini berlangsung pada 1 Juni 2018 di Theater Garuda - TBTI, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur pukul 15.30 - 16.45 WIB. Pagelaran ini juga diramaikan aksi pelukis muda Josa Gema yang akan membuat karya sepanjang pertunjukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.