Senin, 21 Mei 2018

Bom di Surabaya Tak Dibahas di Sekolah, Nia Dinata Kecewa

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara dan Producer, Nia Dinata, berpose saat media visit pemain film

    Sutradara dan Producer, Nia Dinata, berpose saat media visit pemain film "Kenapa Harus Bule?" di kantor redaksi koran Tempo, Palmerah, Jakarta, 12 Maret 2018. Nia Dinata menjadi produser dalam film yang disutradarai Andri Cung tersebut. TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Nia Dinata mengungkapkan kekecewaannya terhadap sekolah yang tidak membahas teror bom di Surabaya, Jawa Timur, Ahad, 13 Mei 2018. “Saya pikir itu harus (dibahas), tidak bisa kita ignorant. Harus dibahas di sekolah,” kata Nia saat ditemui di Wahid Foundation, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Mei 2018.

    Baca: Bom di Surabaya, Umi Pipik Unggah Pesan Kasih Sayang dan Cinta

    Kekecewaan Nia muncul ketika dirinya menanyakan kepada anaknya yang berada di bangku sekolah menengah atas (SMA) apa yang diajarkan pihak sekolah setelah kejadian pengeboman di Surabaya.

    Menurut Nia, anaknya mengatakan tidak ada yang dilakukan pihak sekolahnya mengenai kasus terorisme tersebut. Kejadian itu hanya menjadi pembicaraan antara anaknya dan teman-temannya saat berada di kantin sekolah.

    Nia mengatakan, ketika hal serupa terjadi di luar negeri, sekolah-sekolah mengajak muridnya berdoa bersama dan berdiskusi. Menurut dia, hal tersebut juga harus diterapkan di Indonesia agar tingkat kesadaran generasi muda mengenai peristiwa terorisme atau pengeboman meningkat.

    Karena itu, Nia Dinata berharap guru-guru tidak sungkan membahas terorisme atau ekstremisme, seperti teror bom Surabaya, karena hal tersebut menyangkut kepentingan bersama.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Tamu Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem

    Donald Trump meresmikan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem pada 15 Mei 2018, inilah negara-negara yang menghadiri peresmian tersebut.