Rajutan Nuansa Bawah Laut Jadi Karya Utama ARTJOG 2018

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ARTJOG tahun ini menampilkan karya utama berupa rajutan benang bernuansa alam bawah laut dalam ukuran besar ciptaan seniman asal Bandung, Mulyana. Karya tersebut menjadi Commision work hingga Juni 2018 (Shinta Maharani, Kores Yogyakarta)

    ARTJOG tahun ini menampilkan karya utama berupa rajutan benang bernuansa alam bawah laut dalam ukuran besar ciptaan seniman asal Bandung, Mulyana. Karya tersebut menjadi Commision work hingga Juni 2018 (Shinta Maharani, Kores Yogyakarta)

    TEMPO.CO, Jakarta -Rajutan benang bernuansa alam bawah laut dalam ukuran besar ciptaan seniman asal Bandung, Mulyana akan menjadi karya utama atau commision work pada ARTJOG 2018, 4 Mei-4 Juni 2018.

    Baca: Pengunjung Art Jog 2016 Ramai Meski Diprotes

    Mulyana menciptakan serangkaian rajutan berbentuk koral dan terumbu karang berwarna warni menggunakan 5 ribu lebih gulung benang. Ia melibatkan 70 ibu-ibu Sorogenen, yang biasa merajut. Rajutan benang raksasa itu akan melekat pada kerangka berbentuk paus. Ada juga rajutan sekumpulan ikan mirip bentuk ledakan-ledakan bom atom. Kerangka berbentuk paus kata Mulyana menyimbolkan kematian.

    Lewat karya itu, Mulyana hendak mengajak orang untuk menyelami sesuatu lebih dalam. “Karya saya bicara kontradiksi keindahan dan ketakutan,” kata Mulyana di sela jumpa pers ARTJOG di Artotel Yogyakarta, Kamis, 26 April 2018.

    Bursa pasar seni rupa ini mengusung tema Enlightment atau pencerahan, yang punya arti upaya mengusir kegelapan ke dalam terang. Seperti tahun lalu, ARTJOG kali ini melibatkan dua kurator, yakni Bambang ‘Toko’ Witjaksono dan Ignatiu Nilu.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.