Selasa, 11 Desember 2018

Beyonce Melewatkan Met Gala 2018, Apa Alasannya?

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beyonce dan Jay-Z saat menyaksikan pertandingan basket antara tim Golden State Warriors melawan New Orleans Pelicans di Oakland, California, 28 April 2018. AP Photo/Marcio Jose Sanchez

    Beyonce dan Jay-Z saat menyaksikan pertandingan basket antara tim Golden State Warriors melawan New Orleans Pelicans di Oakland, California, 28 April 2018. AP Photo/Marcio Jose Sanchez

    TEMPO.CO, Jakarta - Beyonce dikabarkan kembali absen dari ajang fashion terbesar—kerap disebut Oscar-nya dunia fashion—Met Gala 2018. Acara tahunan yang sudah berlangsung sejak 1948 ini menjadi panggung para selebritas dunia untuk tampil semenarik mungkin, menyaksikan eksibisi fashion, serta mengikuti agenda makan malam.

    Baca: Rihanna Tampil jadi Paus Katolik di Met Gala 2018

    Menurut sumber kepada ET, Beyoncé tidak menghadiri acara bertabur bintang di New York City itu pada Senin, 7 Mei 2018. Ia dikabarkan akan melakukan perjalanan dengan suaminya, Jay-Z.

    "Jay-Z memberinya kejutan dengan perjalanan karena dia merasa perlu bersantai sebelum turnya," kata sumber tersebut. Tur yang dimaksud mengacu pada rencana On the Run II mendatang.

    ET sempat menghubungi Vogue sebagai pihak yang mengatur tamu undangan. Namun mereka menolak mengomentari soal tamu Met Gala. ET juga telah menghubungi perwakilan Beyonce dan Jay-Z untuk memberi komentar.

    Sumber itu menjelaskan, sebelumnya, Beyoncé berencana hadir ke Met Gala dan mengenakan gaun yang dirancang khusus oleh DUNDAS. Perancang di belakang merek itu adalah Peter Dundas. Keduanya telah bekerja selama berminggu-minggu untuk pembuatan kostum tersebut.

    Tahun sebelumnya, Beyonce tak hadir lantaran sedang hamil besar si kembar Rumi dan Sir.

     ETONLINE | COSMOPOLITAN


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.