Putri Faisal Harris Relakan Sang Ayah Memilih Jennifer Dunn?

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Jennifer Dunn mendengarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan perkara narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 12 April 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Aktris Jennifer Dunn mendengarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan perkara narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 12 April 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - SH, putri Faisal Harris yang pernah melabrak Jennifer Dunn, memajang foto kedua orang tuanya saat masih bersama. Di foto hitam putih itu, Sarita Abdul Mukti dan Faisal Harris terlihat tertawa bahagia.

    Baca: Jennifer Dunn Digosipkan Hamil, Pengacara: Tak Ada Tanda-tanda

    Di foto itu juga, SH menuliskan kalimat yang mengisyaratkan dirinya telah menerima keputusan yang dibuat orang tuanya. Ia seolah mengisyaratkan telah menerima ayahnya menikah lagi dengan Jennifer Dunn.

    "Life was perfect years ago, whatever choice you make i hope youre both happy (Hidup sempurna bertahun-tahun lalu, apa pun keputusan yang kalian buat saya harap kalian berdua bahagia)," tulis SH, Kamis, 26 April 2018.Unggahan SH, putri Faisal Harris - Sarita Abdul Mukti. Instagram

    Sarita Abdul Mukti ikut menuliskan komentar di unggahan anaknya itu. "Bunda always love you my princess and your daddy love you too (Bunda selalu mencintaimu putriku dan ayahmu juga mencintaimu)," komentar Sarita Abdul Mukti.

    Unggahan SH dan komentar Sarita Abdul Mukti itu menyentuh hati netizen.  "Kok sedih baca caption sama fotonya. Semoga kalian yang merusak kebahagiaan orang lain tidak pernah merasakan kesedihan mereka," komentar netizen lainnya.

    Mereka semakin membenci Jennifer Dunn yang dianggap telah menghancurkan kebahagiaan keluarga Faisal Harris.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.