Bawakan Karma, Robby Purba Menilai Roy Kiyoshi Pribadi yang Unik

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robby Purba dan Roy Kiyoshi (Instagram/Roy Kiyoshi)

    Robby Purba dan Roy Kiyoshi (Instagram/Roy Kiyoshi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Robby Purba menemukan momentum lewat program Karma dan Karma the Series bersama Roy Kiyoshi. Bagi Robby Purba yang pernah mengawal acara X Factor Indonesia itu, Karma adalah pencapaian termanisnya.

    Baca: Karma Membuat Robby Purba Makin Percaya Tuhan

    Beberapa bulan terakhir, program ini tidak pernah absen dari daftar 10 program televisi paling ditonton menurut lembaga survei Nielsen. Karma memberi kesempatan Robby Purba menjadi diri sendiri di atas panggung.

    Bersama Roy, ia bebas berekspresi senatural mungkin. Robby memadukan gaya saat mengawal Mario Teguh di program Mario Teguh Super Show dan mencari referensi dari membaca buku-buku motivasi.Robby Purba dan Roy Kiyoshi memandu program acara Karma. Tabloidbintang.com

    Faktor lain yang membuat Karma menarik, chemistry yang dibangun bersama Roy. Dalam pandangan Robby, Roy pribadi yang sangat unik. “Ia berbeda dengan orang kebanyakan," ujarnya.

    Robby menuturkan, di balik kecerdasan Roy Kiyoshi melihat latar belakang peserta serta mencarikan solusi masalah, dia terkadang manja. Roy, kata Robby, seperti memiliki dunia sendiri.

    "Hanya orang tertentu yang bisa mengimbangi pola pikirnya. Maksudnya, orang yang memiliki frekuensi sama dengannya. Bisa jadi, orang itu saya. Alhamdulillah jika pemirsa menilai demikian,” katanya.

    Menjaga chemistry, kata Robby, bukan perkara mudah mengingat pemirsa televisi belakangan makin kritis. Robby dan Roy punya siasat agar chemistry mereka terus menguat.

    Roy Kiyoshi dan Robby Purba saat ditemui di BSC Studio, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 12 April 2018. (Tempo/Ammy Hetharia)

    “Misalnya, dengan berada di ruangan yang sama saat break syuting. Di luar syuting, kami sering mengobrol lewat telepon dan fitur video call,” kata Robby.

    Ia bersyukur, proses adaptasi dengan Roy berjalan mulus. Awalnya, ia khawatir dengan kemampuan dan perilaku Roy.

    “Dia bisa membaca latar belakang hidup orang. Bukan berarti saya takut aib saya terbongkar, lo. Kalau sedang membaca karakter orang, kadang matanya putih semua. Itu mengerikan. Lama-lama, saya terbiasa dengan gaya kerjanya. Sekarang kami seperti saudara sendiri,” Kata Robby Purba.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.