Gitaris Totok Tewel Merilis Album Musik Intrumental, Miberdhewen

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan gitaris band Sirkus Barock, Totok Tewel, dalam konser Cerita Dari Jalanan yang digelar Rabu malam di Taman Budaya, Bandung (29/5). TEMPO/Prima Mulia

    Penampilan gitaris band Sirkus Barock, Totok Tewel, dalam konser Cerita Dari Jalanan yang digelar Rabu malam di Taman Budaya, Bandung (29/5). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Gitaris papan atas Indonesia, Totok Tewel, merilis album musik pertamanya setelah 45 tahun berkarya. Album berkategori intrumental rock tersebut diberi judul Miberdhewen.

    Album Miberdhewen tersebut diluncurkan pada Kamis malam 19 April 2018 di Warung Apresiasi Bulungan, Jakarta Selatan. Sejumlah musisi Indonesia hadir dalam peluncuran album Totok tersebut, antara lain Jelly Tobing, Areng Widodo, dan Dewa Bujana.

    "Judul album ini bukan Bahasa Belanda, tapi Bahasa Jawa. Mibherdewen artinya terbang sendiri. Jadi album ini merupakan kerja saya sendiri. Materi saya kumpulkan sendiri, main drum sendiri, bas sendiri, kibord sendiri," kata Totok, gitaris kelahiran Malang 1 Januari 1958.

    Baca: Antrabez Luncurkan Album, Igor Saykoji Nyanyi Bareng Penari Kecak

    Bernama asli Emmanuel Herry Hertoto, Totok lebih dikenal sebagai gitaris grup rock yang terkenal di tahun 1980-an, El Pamas. Sebenarnya Totok tak hanya bermain bersama El Pamas, namun juga banyak berkolaborasi dengan artis papan atas Indonesia macam Nicky Astria, Ikang Fawzi, Anggun C. Sasmi, hingga Franky Sahilatua almarhum.

    Totok juga terlibat dalam band Swami dan Kantata Takwa yang dibentuk oleh pengusaha Setiawan Djody. Di situ dia bermain bersama Sawung Jabo, Iwan Fals, Jockie Suryoprayogo, Inisisri, dan beberapa pemusik lain. Salah satu lagu paling kondang dari Swami adalah Bento.

    Album Miberdhewen bermaterikan tujuh buah aransemen musik intrumental gitar. Sebanyak lima lagu merupakan karyanya: Kontra, Macan Lanang (Tiger), Macan Wedok (Tigress), Java Lydan, danDepok 1880. Sedangkan dua lagi dia memainkan karya grup super asal Kanada, Rush: La Villa Strangiato dan YYZ

    "Ini karya lama yang sudah 10 tahun lebih mangkrak, tapi saya kulik-kulik terus. Kalau ditanya soal rencana pingin apa, ya nggak ada rencana apa-apa. Saya bikin album karena dipaksa teman-teman. Itulah untungnya punya banyak teman," ujar Totok lagi sembari bergurau.

    Pengamat musik Bens Leo mengatakan, apa yang dilakukan Totok saat ini sama dengan yang dikerjakan Fariz RM di tahun 1980-an karena dia meluncurkan album musik yang semua instrumen dia mainkan sendiri.

    DON


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.