Jumat, 20 Juli 2018

Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak di Lembaga Film Inggris

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara Mouly Surya bersama sejumlah pemeran film termasuk Marsha Timoty dan produser foto bersama usai peluncuran poster film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta, 25 September 2017. Marlina tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 16 November mendatang. Marlina telah sukses tayang pernada di teritori Amerika Utara lewat Toronto International Film Festival (TIFF) dan telah masuk seleksi Festival Film Cannes. TEMPO/Nurdiansah

    Sutradara Mouly Surya bersama sejumlah pemeran film termasuk Marsha Timoty dan produser foto bersama usai peluncuran poster film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta, 25 September 2017. Marlina tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 16 November mendatang. Marlina telah sukses tayang pernada di teritori Amerika Utara lewat Toronto International Film Festival (TIFF) dan telah masuk seleksi Festival Film Cannes. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak menyita perhatian lebih dari 100 pecinta dan pengamat film di Kota London saat ditayangkan di Lembaga Film Inggris (British Film Institute/BFI) bertempat di Southbank London, dan dilanjutkan dengan tanya jawab bersama sang sutradara Mouly Surya, Jumat malam, 13 April 2018.

    Baca: Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Raih Kemenangan Baru

    "Saya merasa senang dan bangga film saya bisa ditayangkan di British Film Institute (BFI) London, dan juga premier di bioskop di London," ujar Mouly Surya. Diakuinya kehadiran film Marlina di Inggris tidak lepas dari peran distributor sejak 12 tahun terakhir film Indonesia berhasil masuk festival film bergengsi di Cannes, dan ditayangkan pada Mei 2017.

    Sejak itu, menurut dia, filmnya jadi punya peluang beredar luas dan mendapat respons dari masyarakat internasional. Sampai sekarang masih banyak orang yang membicarakannya.

    Ternyata untuk bisa tayang di London  film yang dibintangi MArsha Timothy ini punya tantangan tersendiri. "Saya merasa bersyukur mendapat kesempatan untuk menampilkan film Marlina ke dunia internasional, khususnya London yang menjadi barometer bagi film dunia," lanjut Mouly.

    Film "Marlina" dibagi empat babak, dan Marsha Timothy memerankan sosok janda pembunuh yang tinggal seorang diri di puncak perbukitan sabana di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Babak demi babak berjalan perlahan untuk mengungkap jati diri Marlina, sosok yang diam-diam menyimpan misteri. Di balik emosi Marlina yang terpendam karena kedatangan sekawanan perampok, merampas hewan ternak dan juga harga dirinya, ia secara gagah berani memenggal kepala gembong penyamun.

    Film Marlina turut ditayangkan di Festival Film East End di belahan utara Kota London yang digelar di gedung bioskop Genesis, London, Kamis malam, 12 April. Festival tersebut dihadiri lebih dari 100 penonton. Setelah itu, Mouly Surya akan melanjutkan perjalanan ke Brussel, Belgia.

    Terkait rencana selanjutnya, Mouly mengatakan, tengah menyiapkan film barunya agar terus maju berkarya pasca-"Marlina", yang sejak ditayangkan di Festival Cannes membuat semakin banyak undangan tayang ke mancanegara.

    "Kalau saya turuti mungkin saya tidak akan pernah pulang sepanjang tahun karena film Marlina ditayangkan di mana-mana," demikian Mouly Surya, yang datang ke London bersama suami dan putri mereka yang berusia sembilan tahun. Mereka juga berencana menyaksikan pembuatan film baru "Harry Potter" di Warner Bros Studio, London.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.