Jumat, 20 Juli 2018

Penampilan Randai di Paris Bawakan Kisah Siti Manggopoh

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pertunjukan Randai (Kemendikbud)

    Ilustrasi pertunjukan Randai (Kemendikbud)

    TEMPO.CO, Jakarta -Penampilan musik randai dengan cerita "Siti Manggopoh" dibawakan grup Minangkabau Arts and Cultures Heritage pimpinan Soni Drestiana tampil meriah dihadapan sekitar 300 penonton Prancis di Auditorium Musée National des Arts Asiatiques Guimet (Musée guimet), Paris.

    Atase Pendidikan KBRI Paris Surya Rosa Putra kepada Antara London, Sabtu mengatakan pertunjukan di Musée Guimet adalah bagian dari rangkaian muhibah grup Minangkabau Arts and Cultures Heritage pimpinan Soni Drestiana di Paris.

    Baca: Gamelan dan Tarian Nusantara Berhasil Memikat Warga Suzdal Rusia

    Kegiatan lainnya adalah workshop tari dan randai untuk penggiat seni Indonesia di Prancis dan pagelaran seni Minang di gedung ASIEM Paris.

    Seluruh kegiatan difasilitasi dan didukung sepenuhnya oleh KBRI Paris melalui program Rumah Budaya Indonesia (RBI) Atdikbud Paris, ujar Surya Rosa Putra.

    Dikatakannya, bagi Musée Guimet pertunjukan Randai Siti Manggopoh ini adalah bagian dari program "Indonesia, un portrait d`artistes" yang diselenggarakan dari tgl 7-14 April bekerja sama dengan KBRI.

    Program ini meliputi diskusi tentang karya-karya klasik Walter Spies, tentang Bali setelah perang dunia pertama, pemutaran film Kartini dan Seen and Unseen, serta penyelenggataan round table tentang budaya Indonesia dan pertunjukan gamelan Bali Puspawarna KBRI.

    Pertunjukan Randai Siti Manggopoh dimulai dengan Tari Pasambahan sebagai penghormatan pada para tamu yang hadir. Setelah itu, ada fragmen sinopsis cerita yang disampaikan dalam bentuk puisi yang apik.

    Cerita Siti Manggopoh dibagi menjadi lima pisode. Diawali dengan episode kegusaran Siti dengan tindakan penjajah Belanda yang semakin menyengsarakan rakyat Minang, dan diakhiri dengan episode penyerangan benteng Belanda yang banyak memakan korban.

    Seluruh adegan dibawakan dengan karakter teatrikal yang ekspresi dengan terjemahan Bahasa Prancis yang mumpuni. Diiringi musik Minang talempong, saluang dan puput serta gerakan silat profesional, penonton tidak beranjak sampai akhir pertunjukan. Dalam round table yang berlangsung Sabtu para pakar Prancis mengaku terkejut dan takjub dengan `opera` dari negeri matrilinial terbesar dunia yang lengkap seperti tari, dendang, pencak silat dan teater.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.