Senin, 21 Mei 2018

Makin Religius, Justin Bieber Siapkan Album Bertema Spiritual

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Justin Bieber. REUTERS

    Justin Bieber. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -Penyanyi Justin Bieber dikabarkan sedang menggarap album terbarunya. Dalam album kelima tersebut, penyanyi asal Kanada akan mengambil tema spiritual dan penebusan.

    Baca: Dekat dengan Justin Bieber, Siapa Baskin Champion?

    “Justin sedang mencari lagu yang benar-benar mencerminkan posisinya di dalam hidupnya dalam hal-hal spiritualitas,” ujar seorang sumber seperti dilansir thesun.co.uk, Minggu, 25 Maret 2018.

    Menurut sumber tersebut, sejak dahulu Justin Bieber sosok yang religius. Dalam dua tahun terakhir ini, Justin tumbuh lebih dekat dengan gereja Hillsong yang membuat seluruh hidupnya berubah.

    Ia menambahkan, Justin memiliki pandangan yang berbeda saat ini. Usai melakukan tour terakhirnya, Justin tidak tertarik merekam lagu apa pun untuk sementara.Musisi Justin Bieber, dari tim Lakers mendrible bola saat tampil bermain basket bersama dengan NBA All-Star selebriti di Los Angeles, 16 Februari 2018. . Mandatory Credit: Kirby Lee-USA TODAY Sports

    Justin mendapat penyegaran saat dirinya menghabiskan banyak waktu di gereja. Walaupun begitu, dalam album terbarunya, Justin tetap bekerja sama dengan orang-orang yang membantunya dalam penggarapan album terakhirnya, Purpose.

    Pria berusia 24 tahun itu dikabarkan sedang membentuk kembali suaranya sehingga lebih sesuai dengan nilai dan keyakinan gereja. Tema dari beberapa lagu yang dibuat Justin dalam album ini adalah cinta dan penebusan.

    Sumber tersebut juga mengatakan bahwa hingga akhir  2018 atau awal 2019, Justin Bieber tidak berencana kembali ke industri musik

    THESUN.CO.UK | ENTERTAINMENT.IE


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Tamu Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem

    Donald Trump meresmikan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem pada 15 Mei 2018, inilah negara-negara yang menghadiri peresmian tersebut.