Randy Pangalila Kompensasi Merokok dengan Lari Pagi

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Randy Pangalila punya alasan kuat untuk menekuni olahraga beladiri campuran MMA. Ia merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya yang selama ini banyak digunakan untuk melaukan adegan-adegan laga dalam sinetron yang dibintanginya. Instagram.com

    Randy Pangalila punya alasan kuat untuk menekuni olahraga beladiri campuran MMA. Ia merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya yang selama ini banyak digunakan untuk melaukan adegan-adegan laga dalam sinetron yang dibintanginya. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi Randy Pangalila, menjaga pola makan salah satu cara mempertahankan bentuk tubuhnya.

    Baca: Randy Pangalila Sudah 7 Tahun Tak Makan Nasi

    Randy menyadari mempertahankan apa yang kini ia capai jauh lebih sulit ketimbang saat mengupayakan dan sudah mendapatkannya.

    “Dari pola hidup yang saya jalani, hasilnya bukan semata bentuk badan, tapi badan terasa lebih ringan serta enggak gampang sakit. Pada musim hujan begini banyak yang batuk dan pilek, puji Tuhan saya sehat. Bahkan saya bisa satu tahun penuh enggak sakit,” ucap Randy, bersyukur. 

    Hal positif lainnya, ia sudah bisa menghilangkan kecanduan merokok. Dulu perokok berat, kini ia mengaku social smoker.

    “Kalau berada di keramaian, lalu (teman) yang lain merokok, daripada saya menjadi perokok pasif lebih baik saya ikut merokok. Sebatang saja. Besoknya, saya bertanggung jawab langsung berolahraga lari keliling kompleks,” kata Randy Pangalila.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.