Ingat Anak, Angela Lee Sering Menangis dan Histeris

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angela Lee berpose dengan kostum karakter Odette dalam game Mobile Legends. Utang sebesar 25 miliar tersebut bermula dari bisnis jual-beli tas bermerek yang dijalaninya. Instagram.com/@Angelalee87

    Angela Lee berpose dengan kostum karakter Odette dalam game Mobile Legends. Utang sebesar 25 miliar tersebut bermula dari bisnis jual-beli tas bermerek yang dijalaninya. Instagram.com/@Angelalee87

    TEMPO.CO, Jakarta -Selebgram Angela Lee dan sang suami, David Hardian, tak menyangka bakal dipenjara atas dugaan kasus penipuan dan tindak pidana pencucian uang, yang dilaporkan Santoso di Polres Sleman, Yogyakarta. Mereka ditangkap dan dipenjara di Polres Sleman pada 5 Februari 2018.

    Baca: Korban Penipuan Angela Lee Puluhan, Kerugian Ratusan Miliar

    Henry Indraguna, mantan kuasa hukum Angela Lee, mengatakan, sejak ditahan pada 28 Februari 2018, mantan kliennya itu masih suka menangis. Apalagi Angela dan suami terpisah dari anaknya, yang baru berusia empat tahun.

    "Siapa pun juga, jangankan Angela, kalau kena masalah masuk penjara, anak di luar, suami-istri ditahan lagi, udah pasti stres. Udah pasti tekanannya luar biasa,” ujar Henry kepada wartawan di kawasan Jalan Tendean, Jakarta Selatan.

    Angela Lee. TABLOIDBINTANG.COM

    Henry mengatakan, saat dipanggil untuk pemeriksaan, Angela dan David tidak menduga bakal langsung ditahan. Anak Angela yang masih balita bersama baby sitter di rumah pun terlantar.

    Memikirkan sang anak, menurut Henry, Angela kerap berteriak dari balik jeruji. Melihat kondisi kliennya, Henry pun menaruh rasa iba.

    Nangis-lah, jerit-jerit. Kasihanlah. Sudah pasti itu. Kasihan banget itu Angela. Apa pun alasannya, kejadiannya,” tuturnya menerangkan kondisi Angela Lee.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.