Senin, 21 Mei 2018

Mantap Berhijab, Kartika Putri Ingin Taaruf

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keputusan Kartika Putri hanya berselang beberapa minggu setelah presenter Fenita Arie dan pedangdut Cinta Penelope memutuskan memakai hijab.Instagram.com/@Kartikaputriworld

    Keputusan Kartika Putri hanya berselang beberapa minggu setelah presenter Fenita Arie dan pedangdut Cinta Penelope memutuskan memakai hijab.Instagram.com/@Kartikaputriworld

    TEMPO.CO, Jakarta - Kartika Putri memutuskan berhijab sejak 10 Februari 2018. Kartika Putri mengaku, sejak berhijab dia jadi lebih santai memikirkan urusan asmara.

    Baca: Kartika Putri Hijrah Seusai Mimpi Menjadi Jenazah

    Kartika Putri pun memutuskan tak mau lagi berpacaran. Artis berusia 27 tahun itu ingin taaruf, membuka hati kepada semua pria asalkan direstui oleh orang tua.

    "Soal jodoh jadi lebih santai. Terus bilang sama mama, 'Mak insya Allah enggak mau pacaran.' Kalau memang ada yang serius silakan temui mama aku. Silakan ngomong sama mama," kata Kartika Putri di studi Trans TV, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 12 Februari 2018.

    Mantan kekasih Erick Iskandar itu sudah tidak mau ngoyo mencari jodoh. Kartika Putri pasrah dan menjalani apa yang sudah ditakdirkan.

    Kartika Putri. instagram.com

    "Sudah enggak mau mikirin yang sestres itu lagi. Kalau ada bismillah, kalau enggak ada ya berfokus belajar dulu aja. Mempersiapkan diri yang baik," tutur Kartika Putri.

    Kartika Putri menambahkan, sejak dia berhijab jadi terlihat seperti apa sifat teman yang positif dan negatif. "Akhirnya pada saat hijrah itu banyak yang..., kita tahu mana laki-laki baik mana, yang enggak gitu. Jadi kayak gitu aja sih, menghubungi yang gimana gitu sih, belum," kata Kartika Putri.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Tamu Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem

    Donald Trump meresmikan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem pada 15 Mei 2018, inilah negara-negara yang menghadiri peresmian tersebut.