Polisikan Sandy Tumiwa, Tessa Kaunang Didampingi Sunan Kalijaga

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tessa Kaunang. Tabloidbintang.com

    Tessa Kaunang. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tessa Kaunang bersama kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga resmi melaporkan Sandy Tumiwa ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 3 Februari 2018. Tessa malaporkan mantan suaminya itu dengan tuduhan menyebar fitnah dan melakukan pencemaran nama baik.

    Baca: Tessa Kaunang Dilaporkan Sandy Tumiwa ke Polda Metro Jaya

    "Laporan kita pencemaran nama baik atau fitnah melalui sosial media, pasal 310, pasal 311 dan atau pasal 27 ayat 3 jo, tentang ITE. Yang kami laporkan dugaan pencemaran nama baik. Karena Sandy membuat statement dan membangun opini publik yang sebenarnya nggak sesuai fakta," ungkap Sunan Kalijaga usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Sabtu, 3 Februari 2018.

    Sunan Kalijaga mengatakan, laporan yang di buat Tessa Kaunang merupakan buntut dari aksi penggerebekan yang dilakukan Sandy Tumiwa bersama pengacaranya pada 27 Januari 2018 lalu. Menurut Sunan, Sandy menuduh kliennya kumpul kebo tanpa bukti.

    "Dia (Sandy Tumiwa) menyatakan ada laki-laki di kediaman Tessa, dan katanya dapat laporan dari masyarakat. Dan faktanya hal tersebut tidak terjadi. Bahwa pak RT dan warga nggak pernah buat laporan keresahan mbak Tessa mau pun pacarnya. Jadi satu pencemaran nama baik dan fitnah," tutur Sunan Kalijaga.

    Tessa Kaunang mengaku, melaporkan mantan suaminya karena penggerebekan yang dilakukan Sandy kemarin telah mencoreng nama baiknya. Sampai sekarang, Tessa masih merasa tidak nyaman dengan tuduhan Sandy.

    "Karena saya merasa terganggu. Sampai detik ini saya merasa belum ada pembersihan nama dari saya. Karena ternyata kenyataannya beda sekali sama yang dituduhkan," kata Tessa Kaunang.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.