Minggu, 27 Mei 2018

Coco Jadi Film Animasi Terbaik di Golden Globe Awards 2018

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu adegan di film animasi Coco. (IST/TABLOIDBINTANG.COM)

    Salah satu adegan di film animasi Coco. (IST/TABLOIDBINTANG.COM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Film produksi anak perusahaan Disney, Pixar Animation Studios, Coco membawa pulang piala Golden Globe 2018 untuk kategori Film Animasi Terbaik. Mengalahkan film animasi lainnya, termasuk Loving Vincent, The Boss Baby, Ferdinand, dan The Breadwinner.

    Baca: Berkat Film Coco, Penjualan Gitar Tradisional Meksiko Melonjak

    Disney/Pixar mengakui film blockbuster bertema ‘Dia de Los Muertes’ (Hari Kematian) yang disutradarai oleh pemenang piala Oscar Lee Unkrich (Toy Story 3) dengan asisten sutradara Adrian Molina, dan diproduseri oleh produser Toy Story 3 Darla Andreson, ini telah menghasilkan $554 juta dari penayangan di seluruh dunia.

    Kemenangan Coco merupakan kemenangan besar bagi komunitas Latinx, karena Coco adalah film Pixar pertama yang menceritakan sebuah perayaan budaya Meksiko.

    Coco bercerita tentang seorang musisi bercita-cita tinggi yang harus menghadapi prasangka negatif keluarganya terhadap musik. Pada Hari Kematian, ia melakukan usaha ke Negeri Orang Mati dan bertemu dengan nenek moyangnya, seorang penyanyi legendaris.Coco - Remember Me. (YouTube)

    Dibutuhkan waktu 6 tahun untuk memproduksi film Coco. Semua anggota kru melakukan perjalanan ke Meksiko untuk melakukan penelitian, guna mendapatkan rasa otentik dari musik dan budaya negara Meksiko. Film ini dipuji sebagai salah satu film yang menyatukan perbedaan pada 2017, berkat pengisi suara asli Latinx-nya.

    Pada November 2017, sutradara Lee Unkrich menjelaskan kepada sebuah media, betapa pentingnya keaslian budaya bagi tim kreatif, "Saya merasakan tanggung jawab yang sangat besar di pundak saya untuk memproduksi film dengan benar. Saya melakukan semua yang saya bisa untuk membuat film ini sukses, mengelilingi diri kita dengan para ahli budaya, dan melibatkan diri kita sendiri dalam budaya Meksiko sebanyak yang kita bisa."

    Di atas panggung Golden Globe, Unkrich mengucapkan terima kasih kepada para seniman dan eksekutif Disney dan Pixar, serta orang-orang Meksiko, "Coco tidak akan ada tanpa orang-orang Meksiko yang luar biasa."

    THE HOLLYWOOD REPORTER | THE VERGE


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.