Personel SNSD Menangis saat Antar Jenazah Jonghyun SHINee

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepergian Jonghyun SHINee membuat para personel SNSD terpukul. (Osen)

    Kepergian Jonghyun SHINee membuat para personel SNSD terpukul. (Osen)

    TEMPO.CO, Seoul -Prosesi pengantaran jenazah Jonghyun SHINee menuju pemakaman telah dimulai di Aula Rumah Sakit Asan, Korea Selatan, Kamis pagi, 21 Desember 2017.

    Sejumlah selebritas ikut hadir dalam prosesi tersebut. Termasuk para personel SNSD. Baik SNSD maupun SHINee dikenal memiliki hubungan dekat karena sama-sama bernaung di bawah agensi SM Entertainment.

    Baca: Hal Janggal yang Terjadi Saat Konser Terakhir Jonghyun SHINee

    Kepergian Jonghyun SHINee membuat para personel SNSD terpukul. Isak tangis menyelimuti wajah mereka, terutama Taeyeon SNSD. Vokalis utama SNSD ini begitu akrab dengan Jonghyun SHINee sepanjang hidupnya. Mereka kerap berkolaborasi musik dan merilis lagu duet seperti Lonely.

    Melihat Taeyeon SNSD menangis, personel lain berusaha menguatkan. Yoona dan Sooyoung berdiri di sebelah Taeyeon sambil mengenggam tangannya. Mereka pun ikut menangis. Selain mereka, ada juga Yuri, Seohyun, dan Hyoyeon yang berdiri di bagian belakang.

    Prosesi pengantaran jenazah Jonghyun SHINee turut dihadiri oleh selebriti lain. Contohnya SHINee dan Super Junior yang memegang peti jenazah.

    Para penggemar Jonghyun SHINee ikut mengantar. Ini adalah kesempatan terakhir penggemar melayat Jonghyun SHINee karena prosesi resmi pemakaman akan digelar tertutup.

    Jonghyun SHINee meninggal dunia akibat bunuh diri pada Senin, 18 Desember 2017. Jonghyun SHINee ditemukan tak sadarkan diri dengan asap briket batubara mengelilinginya dalam sebuah apartemen daerah Cheongdam-dong, Seoul, Korea Selatan.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.