Polisi Jerman Temukan Buku Harian John Lennon dari Pencurian

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • John Lennon dan Yoko Ono, New York, 1972. Setelah meninggal tertembak pada tahun 1982, jenazahnya dikremasi di Ferncliff Cemetery, hingga kini tidak ada yang mengetahui keberadaan abu Lennon. AP

    John Lennon dan Yoko Ono, New York, 1972. Setelah meninggal tertembak pada tahun 1982, jenazahnya dikremasi di Ferncliff Cemetery, hingga kini tidak ada yang mengetahui keberadaan abu Lennon. AP

    TEMPO.CO, Berlin-Kepolisian Jerman meringkus seorang pria berusia 58 tahun di Berlin karena diduga menyimpan barang curian milik John Lennon, termasuk buku harian mendiang personel The Beatles tersebut. 

    Barang-barang tersebut dicuri dari istri Lennon, Yoko Ono, di New York pada 2006 dan berhasil disita sebagai barang bukti, ujar Martin Steltner, juru bicara kejaksaan Berlin, dikutip dari AFP. 

    Pria tersebut ditahan atas dugaan penipuan dan kepemilikan barang curian.

    Tersangka lainnya, yang tinggal di Turki, “tidak bisa kami jangkau untuk saat ini,” ujar Steltner di Twitter. 

    Barang curian tersebut terdiri dari “berbagai barang dari properti John Lennon, termasuk sejumlah buku harian yang ditulis oleh Lennon sendiri” kata Steltner.

    Barang-barang milik Lennon muncul di ibu kota Jerman sekitar tiga tahun lalu, disita tahun ini sebagai bahan penyelidikan, namun, belum jelas kapan akan dikembalikan ke pemiliknya.

    Sejak Lennon tewas ditembak di New York pada 1980 lalu, barang-barangnya menjadi buruan para kolektor.

    Jaket kulit yang pernah dipakai John Lennonterjual 10.400 poundsterling (setara Rp 186,5 juta) saat lelang di Inggris pada Februari lalu.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.