Meryl Streep Kecam Pelecehan Seksual Bos Hollywood

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meryl Streep. Andreas Rentz/Getty Images

    Meryl Streep. Andreas Rentz/Getty Images

    TEMPO.CO, Los Angeles-Meryl Streep mengecam kasus pelecehan seksual yang melibatkan salah satu produser film Hollywood, Harvey Weinstein. Produser dari rumah produksi Weinstein Company tersebut dituduh telah melakukan pelecehan seksual ke beberapa karyawati dan aktris yang pernah bekerja untuknya selama puluhan tahun terakhir.

    "Berita memalukan tentang Harvey Weinstein telah menggemparkan orang-orang yang pernah membawakan beragam prestasi untuknya," kata Streep, pada Senin 9 Oktober 2017. "Wanita pemberani yang menyatakan suaranya untuk membuka pelecehan ini adalah pahlawan kita."

    Skandal pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Harvey Weinstein mencuat setelah harian The New York Times mempublikasikan hasil investigasinya tentang pengakuan para korban pada 5 Oktober 2017. Korban terdiri dari sekretaris, asisten hingga aktris Hollywood yang pernah bekerja untuk Harvey, Ashley Judd dan Rose McGowan.

    Dalam pernyataannya kepada HuffPost, Streep menyatakan bahwa dia tidak mengetahui apabila Weinstein telah melakukan hal-hal yang "tidak senonoh" kepada para korban dan membayarnya dengan uang tutup mulut atau jaminan jenjang karier.

    Aktris berusia 68 tahun tersebut mengaku bahwa Harvey memang sosok yang sangat bersemangat walaupun terkadang menjengkelkan. "Tetapi dia sangat menghormati saya dalam masalah pekerjaan," ujar Meryl Streep.

    Meryl Streep sendiri pernah berperan dalam film-film hasil garapan rumah produksi Weinstein Company. Di antaranya adalah film "The Iron Lady" yang telah berhasil membawa Streep meraih Piala Oscar untuk kategori Aktris Terbaik, dan film "August: Osage County" yang membawa Streep meraih nominasi dalam kategori serupa.

    Harvey Weinstein telah dipecat oleh jajaran direksi Weinstein Company pada Senin 9 Oktober 2017. Jajaran direksi yang terdiri dari Robert Weinstein, Lance Maerov, Richard Koenisberg dan Tarak Ben Amar tersebut menyatakan bahwa penghapusan nama Harvey Weinstein dari daftar produser Weinstein Company akan dilakukan secepat-cepatnya.

    ERLANGGA DEWANTO | HUFFPOST | VARIETY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.