Harry De Fretes Sutradarai Pentas Seni Langit 7 Bidadari

Jumat, 18 Mei 2018 06:18 WIB
(ki-ka) Sarwendah, Kezia Warouw, Indy Barends, Ariel Tatum, Ririn Ekawati dan Sophia Latjuba berfoto bersama saat konferensi pers persiapan pementasan Langit 7 Bidadari di Grand Kemang, Jakarta, 17 Mei 2018. Mereka akan berperan dalam pementasan teater Langit 7 Bidadari yang mengangkat cerita legenda Jaka Tarub. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta -Legenda Jaka Tarub dan selendang bidadari kini diangkat menjadi pentas seni yang melibatkan sejumlah aktris muda hingga senior berjudul “Langit 7 Bidadari”.

Baca: Memadukan Senam, Tari, dan Seni Rupa di Pentas

Bangku sutradara diduduki oleh Harry De Fretes, pria yang dikenal lewat Lenong Rumpi. Melalui “Langit 7 Bidadari”, Harry ingin membantu membangkitkan lagi seni budaya di Tanah Air.

“Pentas ini bisa disebut variety show, terdiri dari tiga babak,” ujar Harry dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Ia menjanjikan pentas yang ringan, menghibur namun dapat mengobarkan semangat kebangsaan dan menumbuhkan kepedulian atas alam dan budaya Indonesia.

Dibuat dalam latar belakang yang lebih modern, Joko Tarub diperankan oleh Samuel Rizal (“Eiffel I’m In Love”) dan ibunya, Mbok Rondo, diperankan Jajang C Noor.

Para tujuh bidadari dibintangi Indy Barends, Sophia Latjuba, Ersa Mayori, Ririn Ekawati, Ariel Tatum, Kezia Warouw dan Sarwendah.

Pentas ini bercerita tentang Joko yang bertualang mencari cinta, dia punya cita-cita ingin seperti Jaka Tarub, sehingga dia mencari pujaan hati ke tempat yang diyakini jadi tempat bidadari turun dari kayangan. Joko bertemu dengan bidadari, tapi justru mereka yang balik mengagumi negeri tempat Joko hidup.

Pentas seni ini berlangsung pada 1 Juni 2018 di Theater Garuda - TBTI, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur pukul 15.30 - 16.45 WIB. Pagelaran ini juga diramaikan aksi pelukis muda Josa Gema yang akan membuat karya sepanjang pertunjukan.

Baca Juga