Pevita Pearce Jadi Jatuh Cinta Kalau Mainnya Sama Chico

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pevita Pearce berbagi bersama penggemarnya dalam launching buku terbarunya berjudul

    Pevita Pearce berbagi bersama penggemarnya dalam launching buku terbarunya berjudul "Pevita Pearce: Our Notebook Peace in Mind, War at Heart" di Jakarta, 6 Oktober 2014. Peluncuran tersebut bertepatan dengan ulang tahun Pevita yang ke-22. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Adu akting dalam film yang sama ternyata mendekatkan Chico Jericho dan Pevita Pearce. Kedekatan itu memberi banyak pengalaman bagi Pevita. Bahkan, Pevita tidak sungkan berkata bahwa dia jatuh cinta dengan Chico.

    "Gimana enggak jatuh cinta kalau lawan mainnya Chico? Kalau sutradaranya Garin? Ini syuting terunik saya," kata artis bernama asli Pevita Cleo Eileen Pearce di kantor Multivision Plus, Kuningan,  Jakarta Selatan, Selasa, 6 Oktober 2015.

    Hal senada juga dikatakan Chico. Selama dua pekan syuting di Yogyakarta, banyak pengalaman dan pelajaran yang diterima. "Sampai sekarang, saya masih jatuh cinta dengan Pevita. Soalnya ini film yang unik. Ceritanya seperti Romeo & Juliet versi Tom & Jerry," ujar Chico dalam kesempatan yang sama.

    "Saya tidak pernah bermain seperti ini dalam film sebelumnya. Rasa yang tidak pernah dikeluarkan, saya keluarkan dalam film ini," ujar pria kelahiran Jakarta, 3 Juli 1984 itu.

    Untuk pertama kalinya, Chico Jericho dan Pevita Pearce dipertemukan di film layar lebar. Di film berjudul  Aach... Aku Jatuh Cinta  (AAJC), untuk pertama kalinya pula kedua pelakon itu diarahkan oleh sutradara sekelas Garin Nugroho.

    AAJC bercerita tentang sepasang kekasih, Yulia (Pevita Pearce) dan Rumi (Chico Jericho), yang saling jatuh cinta sejak kecil. Perjalanan cinta keduanya melewati tiga dekade, yakni 1970, 1980, dan 1990. Selain Pevita dan Chico, tampil pula Nova Eliza dan Annisa Hertami.

    LUHUR TRI PAMBUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.