Anne Hathaway Buka-bukaan Soal Film The Intern

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anne Hathaway, bersama dengan Robert de Niro saat menghadiri acara premiere film

    Anne Hathaway, bersama dengan Robert de Niro saat menghadiri acara premiere film "The Intern" di Ziegfeld Theater, New York, 21 September 2015. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Anne Hathaway belakangan berperan dalam film-film serius, sebut saja Les Miserables dan Interstelar. Kini, aktris yang melambung namanya sejak membintangi Princess Diary ini membintangi film komedi berjudul The Intern. Tak tanggung-tanggung, lawan mainnya aktor gaek Robert De Niro, yang memerankan karyawan magang bernama Ben.

    Perempuan kelahiran 12 November 1982 ini memerankan Jules Ostin, pendiri situs fashion. Hathaway menggambarkan Jules—peran yang dimainkannya—sebagai seorang pekerja keras yang melakukan segala cara, tapi kehilangan pegangan. “Sampai dia bertemu seseorang yang bisa menolongnya. Seseorang yang semula dia remehkan," kata Hathaway membocorkan jalan cerita film The Intern, seperti dilansir dalam Entertainment Weekly, 26 September 2015.

    Hathaway mengaku senang bisa bekerja sama dengan Nancy Meyers, sutradara film The Intern. Nancy Jane Meyers adalah sutradara, produser, dan penulis naskah. Beberapa filmnya adalah The Parent Trap, Something's Gotta Give, The Holiday, dan It's Complicated. "Saya suka film komedi romantis," ucap Hathaway. Ia mengaku mengagumi film-film Nancy Meyers.

    Hathaway menceritakan ia telah mengikuti tiga kali audisi untuk ikut dalam proyek film Nancy Meyers. Dia baru lolos pada audisi ketiga. "Ada dua film Nancy Meyers yang saya ikuti audisinya, tapi gagal. Itu sebabnya saya senang kali ini lolos," ujarnya.

    Hathaway juga mengungkapkan kegembiraannya bisa beradu akting dengan Robert De Niro, 72 tahun. Dalam The Intern, Hathaway mesti bisa menunjukkan chemistry kala bertemu De Niro. Apakah dia merasa deg-degan? "Saya tak membayangkan bisa bertemu legenda Robert De Niro," tuturnya sumringah.

    ENTERTAINMENT WEEKLY | NI

    Baca:
    Kata Ahok, Ormas Galak Jitu Atasi Kemacetan Jakarta
    Tragedi Mina, Korban Meninggal Mencapai 769 Orang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.